Rabu, 26 Januari 2011

Thinking About You

Diposting oleh T3CHN0 & S41n5 di 16.21 0 komentar

I am in a world that is different from yours,
Living a life that is rotten to the core,
Walking around with no purpose in mind,
Closing my heart, afraid of what I may find.

Uncertain of what I am feeling inside,
Trusting no other my thoughts to confide,
Afraid of letting you into my life,
The pain I am feeling cuts deep like a knife.

I hear your voice and a flame in me dances,
I see you smile and start believing in chances,
I want to be with you, I want to be yours,
I'm thinking about you, the life in me soars.


When I first started to wonder about my feelings for you, I had no one I trusted enough to share them with. I was afraid of getting my heart broken, and I was no where being ready to share that with you. Since then, we both know that we share a special connection, and are becoming good friends. I am so excited to take this journey with you... I don't know where it will lead us, but something tells me we will find something magical.

Baca selengkapnya..

L..O..V..E

Diposting oleh T3CHN0 & S41n5 di 15.39 0 komentar

L.ooking into ones eyes and knowing
Anything is possible, feeling butterflies
With each stare.

O.verlooking difficulties and certain
Situations,getting through tough times together.

V.Ery special moments filled with joy and laughter.

E.verything and more.

Love has different meanings but all it means to me is YOU !

Baca selengkapnya..

Rabu, 05 Januari 2011

UCAPAN BURUK LEBIH MUDAH KELUAR DARIPADA KEBAIKAN

Diposting oleh T3CHN0 & S41n5 di 21.49 0 komentar


Setelah membaca judul diatas saudara-saudara terkasih sudah mengerti dan memahami bahwa “Lebih mudah membicarakan keburukan seseorang dibanding bicara kebaikannya”. Saya rasa juga saudara teroasih pasti pernah mengalami baik sebagai orang yang membicarakan maupun yang dibicarakan. Memang manusia tidak luput dari kesalahan, dan tidak ada yang sempurna. Coba kita renungkan dari diri kita sendiri, kita sangat semangat ketika membicarakan kesalahan dan keburukan orang lain karena memang pikiran kita lebih mengingat keburukan dan kesalahan orang lain dibandingkan mengingat kebaikannya.
Ada istilah Akibat Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga, Ya , Istilah itu sangat tepat menggambarkan persepsi manusia saat ini terhadap orang lain baik itu saudara, teman, rekan kerja maupun kolega, dll. Manusia saat ini dituntut selalu sempurna dan tanpa cela, padahal disisi lain manusia bukanlah makhluk yang sempurna.
Banyak kasus, baik di gereja ataupun masyarakat ketika seseorang yang dicap sebagai panutan tetapi ketika melakukan kesalahan/khilaf orang itu dicela, dicerca dan dihina seakan menjadi manusia yang berdosa padahal selama hidupnya orang itu selalu berguna dan membantu orang yang membutuhkan. Tetapi karena akhlak dan mental manusia sekarang di set selalu mengingat kesalahan dan keburukan orang lain, maka ingatan mengenai kebaikan orang tersebut seakan hilang dan serasa tidak pernah terjadi. Mungkin juga usaha anda pernah merasakan hal sala, bahkan yayasan kamipun terkadang menerima perlakuan yang sama bahkan dari komunitas sendiri namun apapun itu kita berpegang pada pendirian dan keyakinan bahwa segala usaha yang kita lakukan ini untuk semua umat manusia bukan untuk komunitas sendiri, yakin pasti Tuhan akan selalu bersama kita.

Melalui Surat Roma 15 : 7, Tuhan berkata : “ Terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita untuk KEMULIAAN ALLAH “.

Ketika kita melakukan suatu kesalahan dan kekeliruan, baik sengaja (khilaf) mupun tidak disengaja, ingatlah bahwa kita masih bisa memperbaikinya, walaupun mungkin karena kesalahan dan kekeliruan itu kita menjadi bahan omongan orang, tapi itu semua jangan dijadikan pikiran dan beban, Berpikirlah bahwa Allah maha pengampun, dan fokus kepada pengampunan Allah bukan mendengarkan omongan manusia lain.

Ingatlah Tuhan Yesus datang untuk mengasihi, menerima, menyelamatkan dan memulihkan semua orang yang berdosa, yang buruk keadanya, yang lelah, tersesat, terlantar dan tak bergembala ( Yoh 3 : 16 ; Mat 9 : 36 ; Mat 4 : 23, 24 )

Cobalah kita tahan lidah kita untuk berbicara keburukan maupun masalah orang lain, ketika kita menemui lingkungan kita membicarakan hal itu , cobalah untuk menahan jiwa dan lidah kita agar tidak ikut berbicara, kalau anda tidak kuat lagi lebih baik anda keluar dari lingkungan tersebut. Dan ketika kita menjadi pembicaraan orang banyak akibat kekeliruan dan kesalahan kita, cobalah untuk sabar dan kalau bisa jelaskan yang sebenarnya terjadi. Jangan pernah merasa terpukul atau menjadi beban, karena itu akan merugikan kita sendiri.
Coba untuk fokus pada hari esok, dan perbaikan sifat dan perilaku kita. Dan yang pasti berpikir cerdas agar jangan sampai kita terjerumus ke dalam hal-hal yang malah merugikan diri kita sendiri. Satu lagi, biarkanlah orang-orang membicarakan kita ,karena berarti itu merupakan amalan bagi kita mengurangi dosa kita ..
Tuhan memberkati segala usaha kita, dan menyayangi yang teraniaya.
Berkah Dalem

Baca selengkapnya..

AIR MATAKU tidak lagi menjadi MAKANANKU

Diposting oleh T3CHN0 & S41n5 di 20.12 0 komentar

Lesu aku karena mengeluh, setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku.
(Mazmur 6:7)


Yaah…. air mata identik dengan masalah, kesesakan dan kesedihan hati.
Kita sering mengasosiasikan orang yang sedang menangis sebagai orang yang sedang menderita, walaupun ada juga air mata bahagia…, karena saking terharunya atas suatu peristiwa yang membahagiakan hati.
Tapi memang lebih banyak air mata keluar dikarenakan penderitaan.

Bani Korah menuliskan mazmur yang menunjukkan kesesakan hatinya,
Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku, “Di mana Allahmu?”
(Mazmur 42:4a)
sampai-sampai air mata terus mengalir tiada henti-hentinya…

Masyarakat sering menganggap orang yang mudah menangis adalah orang yang lemah hati, bahkan ada ajaran tak tertulis “Anak laki-laki sejak kecil harus diajarkan tidak boleh menunjukkan air matanya di depan orang lain”, karena terkesan lemah dan tidak jantan…

Sampai suatu hari untuk pertama kalinya…. yaaah untuk pertama kalinya saya menyadari,‘betapa beruntungnya saya masih punya air mata’.
Betapa beruntungnya teman-teman , karena teman-teman masih bisa menangis…..

disunting dari : yayasan-bundasuci.com

Baca selengkapnya..

SETIA DALAM KEKOSONGAN

Diposting oleh T3CHN0 & S41n5 di 20.01 0 komentar


Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku ermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku (Rut 1:16)


"Ada uang abang disayang, tidak ada uang abang ditendang." Inilah sebuah ungkapan yang menyatakan ketidaksetiaan. Tak mudah memang untuk setia, apalagi jika kesetiaan tidak hanya untuk diucapkan, tetapi perlu dibuktikan.

Ada tiga penguji kesetiaan. Pertama, waktu. Seberapa lama kita bisa setia? Kedua, jarak. Kita bisa setia saat dekat, tetapi bagaimana jika kita terpisah jauh? Ketiga, keadaan. Kalau lagi senang kita akan setia, tetapi bagaimana jika dalam keadaan yang sulit?

Rut adalah seorang yang setia. Waktu Naomi dan keluarganya baru datang ke Moab, mereka adalah keluarga yang memiliki harta. Jadi, boleh dikatakan Rut menikah dengan anak dari keluarga yang lumayan berada-Alkitab tidak menyebut berapa banyak kekayaan Naomi, tetapi ada pernyataan bahwa Naomi "pergi dengan tangan penuh" (1:21). Akan tetapi, setelah Elimelekh dan kedua anaknya meninggal dunia, Naomi jatuh miskin "tetapi dengan tangan kosong Tuhan memulangkan aku". Di sinilah kesetiaan Rut diuji dan ia berhasil. Rut tidak meninggalkan Naomi dalam "kekosongannya".

Mudah sekali untuk setia kepada orang yang banyak harta benda dan tinggi kedudukan. Sebaliknya, sulit sekali untuk setia kepada orang yang sedang jatuh atau tidak punya apa-apa lagi. Rut bisa tetap setia karena dasar kesetiaannya adalah kasih, bukan harta. Oleh sebab itu, jikalau kita mau menjadi orang yang setia, baik kepada istri atau suami, pelayanan, bahkan kepada Tuhan, kita harus mengubah dasar kesetiaan kita. Biarlah kasih yang selalu menjadi alasan mengapa kita setia -RY

JANGAN BIARKAN KESETIAAN KITA DITENTUKAN OLEH HARTA TETAPI TENTUKANLAH KESETIAAN KITA OLEH KASIH

Sumber: http://www.gloria


Baca selengkapnya..

Menularkan Kebahagiaan

Diposting oleh T3CHN0 & S41n5 di 19.40 0 komentar


Seorang pemuda berangkat kerja dipagi hari. Memanggil taxi, dan naik,…’selamat pagi Pak,’…katanya menyapa sang sopir taxi terlebih dulu,… “Pagi yang cerah bukan?’ sambungnya sambil tersenyum,.. .lalu bersenandung kecil. Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, …dengan senang hati, IA melajukan taxinya.

Sesampainya ditempat tujuan,.. Pemuda itu membayar dengan selembar 20 ribuan, untuk argo yang hampir 15 ribu, ‘Kembaliannya buat bapak saja,…selamat bekerja Pak,..’ kata pemuda dengan senyum. ‘Terima kasih,…’ jawab Pak sopir taxi dengan penuh syukur…wah, ..aku bisa sarapan dulu nih,… pikirnya,… Dan menuju kesebuah warung..’biasa Pak?’ tanya si mbok warung. ‘Ya, biasa,.. nasi sayur,… tapi,.. pagi ini, tambahkan sepotong ayam’..jawab pak sopir dengan tersenyum,

Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya seribu rupiah buat jajan anaknya si mbok,…begitu katanya. Dengan tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar,…. Ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini,…dan diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal,…

Begitulah,.. .cerita bisa berlanjut,.. Bergulir,… .seperti bola salju,… Keluarga Pak sopir bisa lebih bahagia hari itu,..begitu juga keluarga si mbok,… Teman2 si anak,…keluarga mereka,… semua tertular kebahagiaan, ……

Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja disekitar Kita.

Kebahagiaan adalah sebuah pilihan… Sudahkah KITA menularkan kebahagiaan Hari ini?

Baca selengkapnya..

Aku Lelah!

Diposting oleh T3CHN0 & S41n5 di 19.31 0 komentar


Mama, aku capek, bosan, kesal dengan keadaan ini. Berjuang dengan keterbatasan ini melelahkan. Aku nyaris kehilangan tenagaku. Aku sendirian, Ma, ga ada yg bantuin aku.


Nak, kamu tidak sendirian. Mama tau apa yg kamu rasa, berat memang, tapi ada Yesus di sampingmu. Dia tetap menjagamu, meskipun semua orang meninggalkanmu.

Iya, aku tau, Ma. Makasih udah diingetin.

Ga semua org yg bermasalah butuh solusi.Terkadang mereka tau solusinya. Yang dibutuhkan adalah sebuah dukungan dan semangat.

by : Caecilia Vitasari - Belanda

Baca selengkapnya..
 

T3ChN0 & S41nS Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez